SUDAJAYAHILIR(18/07) Sekitar 32 warga kelurahan Sudajayahilir pada hari Jum at telah mendirikan Koperasi. Mereka memberi nama koperasi yang baru pertamakali ada di Kelurahan Sudajayahilir ini KOPERASI PEMBERDAYAAN MASYARAKAT. Sesuai dengan namamnya, tentu saja pendirian koperasi ini dilatarbelakangi oleh kondisi sosial dan ekonomi masyarakat yang akhir-akhir ini sedang menglami pailit. Adanya tekad untuk mendirikan koperasi yang bisa menjadi kendaraan masyarakat Sudajayahilir dalam memberdayakan ekonomi mereka bisa dikatakan sebagai salah satu langkah maju dari masyarakat. LPM dalam hal ini sebagai lembaga yang memelopori sampai berdirinya Koperasi tersebut memang telah memberi gambaran akan didirikannya sebuah wadah yang bisa menjadi alat untuk memberdayakan masyarakat dari segi ekonomi atau finansial.
Dalam sambutannya, ketua LPM, Ir Bagus Pekik menjelaskan, Koperasi yang didirkan oleh mayarakat Sudajayahilir dikemudian hari harus benar-benar menjadi katalisator yang bisa membawa perubahan terhadap mentalitas masyarakat. Sebab, pendirian koperasi merupakan cikal bakal dan fondasi yang baru terbentuk sebelum mereka dalam hal ini masyarakat melangkah ke proses-proses selanjutnya. Lebih jauh, Ketua Umum LPM pun telah memberi gambaran, akan seperti apa kondisi kelurahan Sudajayahilir ini dua atau tiga tahun ke depan. Rencananya, sebuah terminal tipe A akan dibangun di wilayah ini, maka, kesanggupan masyarakat untuk menjadi pemeran utama dalam mengelola terminal tersebut adalah sebanding dengan keberdayaan mereka. Apakah hanya siapa sebagai penonton atau sebaliknya, siapa menjadi aktor yang akan menjadi pemain di wilayahnya sendiri.
Tentu saja, ini harus dimulai dari sekarang, bukan hanya menanti sampai adanya terminal tersebut.
Dalam acara pemilihan tersebut, terpilih sebagai Ketua Koperasi pemberdayaan Masyarakat adalah Warsa Suwarsa, Sekretaris Uwen Juaeni dan bendahara adalah Gigin Dewiyana.
Bukan isapan jempol semata, jika nanti koperasi ini besar maka akan muncullah apa yang sering dan selama ini selalu kita cita-citakan, masyarakat yang berdayaguna, mampu dan siap menghadapi tantangan. Hal senada memang dikatakan oleh kasi Pemberdayaan Masyarakat Kelurahan Sudajayahilir, Ika R, S.Sos, jangan mau masyarakat kita selalu membuat label kemiskinan dalam dirnya sendiri.
Dan, memang kita selalu berharap dan berkeinginan!
DIarsipkan di bawah: Uncategorized












